Tampilkan postingan dengan label lampu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lampu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2016

Cara Service Lampu Hemat Energi

0

Kali ini Kang Eko akan membahas tentang Cara Service Lampu Hemat Energi. Kang Eko pernah mendapat pertanyaan, gimana sih caranya service lampu hemat energi yang sudah mati ? Dan baru kali ini Kang Eko bisa menjawabnya langsung lewat posting di blog ekohasan ini agar bisa dilihat oleh lebih banyak pengunjung blog ekohasan ini.

Persiapan Alat Service Lampu Hemat Energi :
  1. Obeng Minus : untuk mencongkel casing lampu
  2. Solder.
  3. Timah / tenol
  4. Multitester / AVO Meter
  5. Kabel secukupnya.
Cara Service Lampu Hemat Energi :

  • Buka Casing Lampu Hemat Energi dengan mencongkelnya menggunakan obeng.
  • Lepas Neon dari rangkaiannya, kemudian test neon dengan menggunakan Multitester. Ada dua kutub pada neon, ukur masing-masing dengan menggunakan batas ukur OHM Meter x1. Kalau neon masih bagus maka masing-masing jika diukur akan menunjukkan angka sekitar 2-8 ohm. Kalau salah satu kutub / ujung  ada yang putus / tidak menunjukkan angka maka berarti neon sudah rusak / putus. Cara mengakali jika neonnya yang putus silahkan baca di bagian bawah.
  • Kalau neonnya bagus, berarti kerusakan ada di rangkaiannya.
Berikut ini beberapa komponen di rangkaian Lampu Hemat energi yang perlu di cek dan diganti kalau rusak :
Mengenai cara cek komponen jika belum tahu caranya silahkan baca di Posting Ini.


  1. Elco Filter setelah dioda bridge, biasanya melembung, ganti dengan elco 10uF / 350-400 volt
  2. Resistor 2,2 - 10 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki emitor transistor )
  3. Resistor 15 - 20 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki basis transistor )
  4. Transistor type MJE 13003 : 2 buah
  5. Bila semua komponen itu bagus dan lampu masih mati, ganti saja kondensator tantalum 3,9nF - 4nF/1200volt, walaupun kelihatan tidak rusak. kondensator tersebut berfungsi sebagai starter lampu. (kondensator ini langsung terhubung ke salah satu kutub neon.
Jika Neonnya yang rusak, dan rangkaian Lampu Hemat Energi nya masih OK berikut ini triknya :
  1. Siapkan Neon biasa merk Philips 10-15 watt (harga 6-8 rb) untuk pengganti neon yang rusak.
  2. Hubungkan kedua kutub neon dengan rangkaian sesuai dengan gambar di bawah ini.




Lampu Hemat Energi dengan neon yang sudah dimodifikasi lebih terang dibandingkan Lampu Hemat Energi yang harga 8 rb-an. Lumayan ngirit, daripada harus beli lampu baru yang harganya sekarang sekitar 30 rb-an.

Semoga bermanfaat.



    Read more

    Selasa, 21 Juni 2016

    Cara Bongkar Printer Epson R210 R230

    0

    Berikut ini Kang Eko akan posting tentang Cara Bongkar Printer Epson R210 / R230. Link ini Kang Eko dapatkan dari Mas Antok di http://adnanservis.blogspot.com. langsung saja yaa....


    Cara Bongkar Printer Epson R210 / R230

    Mohon maaf jika masih kurang jelas....

    Sebelumnya buka 3 sekrup Printer Epson R210 / R230 :
    - 2 sekrup dibagian belakang, dan
    - 1 sekrup di dalam printer (buka tutup pinternya)

    1. Buka tutup samping ( lihat gambar )

    2. Lepas encoder dan timming belt ( lihat gambar )

    3. Lepas per dibelakang mekanik ( lihat gambar )

    4. Lepas kancingan mekanik di kiri dan kanan ( lihat gambar )


    5. Lepas AS besi tapi usahakan Gear jangan sampai terlepas ( lihat gambar )

    6. Bersihkan sensor dari luberan tinta ( lihat gambar ).

    7. Cek apakah ada jalur sensor yang putus atau kabel rusak.

    8. Cek koneksi dari socket sensor

    Membongkar printer ini membutuhkan kreatifitas dan ketekunan saat pengerjaannya,
    Jika anda takut lupa cara meraklitnya lagi, sebelum membongkar printer Epson R210 / R230 ini, Anda dapat mengambil gambarnya dulu perbagian dengan kamera Anda.

    Okay selamat mencoba dan semoga berhasil.

    Sumber : http://adnanservis.blogspot.com

    Read more

    Minggu, 24 April 2016

    Cara Membuka File Folder yang Access Denied

    0

    Posting kali ini sebenarnya bukan hal yang baru. Akan tetapi kang Eko merasa sangat perlu untuk di posting, barangkali ada yang membutuhkan cara ini. Postingan kali ini adalah tentang Cara Membuka File / Folder  yang Access Denied. Kemarin Kang Eko juga sempet di tanya oleh salah satu teman lama yang sekarang tinggalnya di Jakarta sana.

    Penyebab Folder / File yang Access Denied atau tidak bisa dibuka :
    File atau Folder tersebut dibuat pada file system NTFS yang mengalami perubahan Security ID. Atau anda mungkin pernah memberikan password pada Windows anda, kemudian anda melakukan install ulang Windows. Akibatnya terjadilah Folder / File yang Access Denied yang tidak bisa dibuka.

    Cara Membuka File / Folder  yang Access Denied :
    • Buka Windows Explorer => Klik Tools => Folder Options => View
    • Hilangkan tanda centang pada Use simple file sharing (Recommended) => Klik OK
       

    • Klik kanan pada folder yang terkunci : contoh nama folder "System Volume Information"]
    • Pilih Properties => Security. ( Bila ada warning klik OK )
    • Klik Advanced => Owner => akan muncul jendela berikut ini :


    • Klik Nama User Administratornya, misal komputer saya namanya ekohasan.
    • Beri tanda centang pada Replace Owner of Subcontainer and Objects.
    • Kemudian Klik OK / YES
    • Dan akhirnya Folder / File anda yang Access Denied akan bisa dibuka kembali.
    Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat.

    Read more

    Senin, 29 Februari 2016

    Kerusakan Kerusakan Pada Flyback

    0

    Posting kali ini adalah tentang kerusakan - kerusakan yang sering terjadi di flyback. Memang penjelasannya agak sedikit berbelit tapi kang Eko berharap ini dapat memberikan wawasan bagi kita semua.... Lanjuuuttttt....

    Sebelumnya kang Eko ingin menjelaskan perbedaan flyback TV dan Monitor yaitu pada capasitor internalnya. FBT Monitor mempunyai internal capasitor untuk meningkatkan hasil kualitas gambarnya. Tanpa internal capasitor tampilannya akan terlihat bengkok atau cacat bentuk terutama pada bagian Kiri dan Kanan Gambar.

    Berikut ini Kerusakan - Kerusakan Pada Flyback :

    Ada 9 masalah yang biasa ditemukan pada FBT problem :

    1. Konslet atau Shortnya kumparan Primer
    2. Open atau Short pada capasitor internal di bagian sekunder FBT
    3. FBT menjadi membengkak atau hampir pecah, atau bahkan sudah pecah
    4. Bagian Luar FBT memercikkan atau memancakan bunga api (bocor) ke Ground
    5. Bagian Dalam memercikan atau memancarkan (bocor) diantara Lilitan primer dan sekunder
    6. Short di bag dalam Dioda High Voltage pada Lilitan sekunder
    7. Kerusakan pada Pembagi Tegangan Focus / Screen yang mengakibatkan Tampilan menjadi Kabur ( Blur )
    8. FBT mengalami kerusakan pada saat full operating voltage ( Kondisi Under load )
    9. Short di diantara Lilitan primer dan sekunder

    Gejala atau tanda apa sajakah yang terlihat Jika terjadi short pada Lilitan Primer ?

    * Tidak ada Tampilan ( No High Voltage )
    * Power Blink
    * Tegangan B+ drop
    * Transistor Horz output akan menjadi Panas sekali dan lama kelamaan menjadi short
    * Disekiotar Jalur B+ beberapa Komponen akan mengalami kerusakan, seperti diode di sekunder UF5404 dan FET B+ IRF 630, short.
    * Terkadang menyebabkan bagian Power menjadi Jebol.

    Gejala atau tanda apa sajakah yang terlihat Jika terjadi internal Capasitor Open atau short di bagian dalam FBT ?

    Jika Internall Capasitornya Short :

    * Power Blink
    * Tegangan B+ drop
    * Transistor Horz output akan menjadi Panas sekali dan lama kelamaan menjadi short
    * Disekitar Jalur B+ beberapa Komponen akan mengalami kerusakan, seperti diode di sekunder UF5404 dan FET B+ IRF 630, short.
    * Terkadang menyebabkan bagian Power menjadi Jebol. Contoh Merk Raffles 15’
    * Bagian Power mengalami shut down, seperti contoh Merk Compaq V55,Samtron 4bi,dll
    * Terkadang Komponen pada Bagian ABL (Automatic Brightness Limiter) terbakar, Bagian ini biasanya terdapat disebelah FBT , contoh Merk LG 520 Si.

    Jika Internal Capasitornya Open :

    * High Voltage shutdown
    * Monitor akan terdengar Tik-Tik-Tik, Kadang Jika capasitor kita ukur hasilnya Baik baik saja, Namun akan mengalami Breakdown ketika pada kondisi Full operating Voltage
    * Transistor Horz output akan Jebol/Putus dalam beberapa jam atau hitungan hari setelah anda menggantinya.
    * Kadang kadang menyebabkan tampilan “No display”
    * Gambar yang terdistorsi
    * Dapat menyebabkan Transistor Horz output short dan merusak bagian Power

    Anda mempunyai 3 Pilihan Jika sebuah Internal Capasitor pada FBT mengalami open atau short :

    * Menggantinya dengan FBT yang baru jika anda mendapatkannya di pasaran
    * Berusaha mencari FBT refurbish Jika sangat sulit sekali mendapatkan part originalnya..
    * Melakukan Modifikasi atau istilah para praktisi Teknik adalah Mencangkoknya
    * Pilihan terakhir Kembalikan Monitor kepada konsumen Jika tidak dapat menemukan komparasi dari FBT tersebut.

    sumber : http://zhillanku.multiply.com

    Read more

     
    Powered by Blogger