Tampilkan postingan dengan label one. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label one. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2016

Cara Buat Jalur Pembuangan Tinta Printer Epson 1390 A3

0

http://tukangtinta.blogspot.com/
Hello Sobat, Kali ini Bang Mone dari TukangTinta.Com ingin membagikan pengalaman tentang " Cara Buat Jalur Pembuangan Tinta Printer Epson 1390 A3 ", perlu diketahui sobat dimana didalam mesin printer kita ada namanya bak atau busa penampungan tinta limbah dan penampungan tinta limbah akan penuh pada waktunya tergantung aktivitas pemakaian sobat. saat ini Bang Mone ingin berbagi bagaimana cara buat jalur pembuangan tinta limbah pada printer Epson 1390 A3, Langsung saja sobat lihat langkahnya dibawah ini :

Langkah Awal, siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti :
  1. Obeng Plus.
  2. Obeng Min.
  3. Gunting.
  4. Selang Tambahan.
  5. Lakban Hitam.
  6. Botol Kosong.
  7. Kabel Tis Kecil.
  8. Bos Infus Uk.3.0 Inch atau Solder Listrik.
http://tukangtinta.blogspot.com/

Pertama buka casing printer sobat dahulu dengan benar, setelah casing printer terbuka, lalu kita cari selang pembuangan limbah bawaan printer kemudian sobat sambung dengan selang tambahan lalu ikat dengan kabel tis kecil, setelah selesai sobat lubangi bagian samping atau dibelakang casing printernya dengan Bor Infus Uk.3.0 Inch atau dengan Solder Listrik, setelah langkah akhir selesai sobat rakit dan pasang kembali casing printer seperti semula lalu tinggal pasang jalur selang yang telah dibuat dimasukkan dibotol kosong.


Selesai.


Sekian artikel Bang Mone dari TukangTinta.Com mengenai " Cara Buat Jalur Pembuangan Tinta Printer Epson 1390 A3 ", Semoga dapat bermanfaat, berguna dan menginspirasi sobat semua.

> Download Driver Printer Epson 1390 A3 klik disini

Salam,
Bang Mone dari TukangTinta.Com
www.tukangtinta.com
Mobile.+6281285309997
PIN BB 7E0EB6C2

Read more

Jumat, 25 Maret 2016

Macam Macam Koneksi Video

0

Berikut ini adalah beberapa koneksi video yang dipergunakan pada TV Plasma / LCD atau LCD Monitor. Salah satu fungsinya untuk menyambungkan video game, TV kabel, DVD, atau bahkan Computer anda, sedikitnya anda membutuhkan sebuah koneksi video ini. Belakangan ini, koneksi video ini pun datang dengan berbagai pilihan dan keunggulan. Manakah yang memberikan hasil paling prima?


COMPOSITE VIDEO


Kabel Composite-video ini diciptakan ketika masa transisi televisi hitam-putih ke televisi berwarna tahun 1950-an. Kabel ini dapat dipakai baik pada televisi hitam-putih maupun televisi berwarna. Pada saat itu, ini adalah pilihan terbaik untuk meneruskan signal. Saat ini, dengan semakin kompleknya kualitas dan informasi yang terkandung pada tiap gambar, kabel ini tidak lagi cocok untuk dipakai. Hasilnya akan sangat tidak maksimal pada LCD TV yang memiliki informasi dan tingkat ketajaman gambar yang luar biasa. Kabel ini sebaiknya tidak ada dalam kotak perkakas anda.

S-VIDEO



Kabel S-Video ini dikembangkan pada akhir 1980-an untuk memecahkan beberapa masalah pada kabel composite video. Kabel ini memiliki kemampuan untuk memisahkan warna dan meneruskan signal yang lebih jernih ke televisi.

COMPONENT VIDEO


Kabel Component video meningkatkan kualitas gambar tidak hanya dengan memisahkan warna dari hitam-putih namun dengan memecah sinyal warna menjadi bagian-bagian. Ketika sinyal gambar dikirim dalam 3 bagian/kabel, anda akan memiliki hasil gambar yang tidak terkompresi dengan resolusi yang lebih tinggi. Inilah sebabnya mengapa kabel ini menjadi pilihan utama untuk LCD TV akhir-akhir ini. Sebelum ditemukan adanya kabel HDMI, kabel jenis ini memberikan hasil terbaik karena pada dasarnya anda menikmati kualitas gambar tanpa filter dari sumber ke televisi anda.

DVI
Digital Video Interlace .
Didesign untuk memaksimalkan kualitas Gambar seperti pada LCD monitor atau Digital Projector .


Variasi DVI antara lain ;

1. DVI-A single dan double Link
Yang sepenuhnya digital, Juga memiliki kompatibilitas tertinggi dibanding versi double link. DVI-A hanya membawa signal analog

2. DVI-I pada Computer (PC) tidak hanya membawa signal digital tapi juga signal Analog RGBVH melalui 4 pin tambahannya

3. DVI-D mirip dengan DVI-I tetapi tidak memiliki 4 Pin tambahan

IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) 1394 / FIREWIRE



Pada awalnya, FireWire merupakan jagoan yang cukup diunggulkan, karena standar ini memiliki kecepatan lebih tinggi daripada USB versi awal yang hanya 12 Mbps. FireWire sendiri mampu mencapai 400 Mbps (FireWire 400) dan 800 Mbps (FireWire 800). Versi 2.0 USB mendongkrak laju transfer data teoretis menjadi 480 Mbps, tetapi ini tidak mengubah kelebihan mendasar FireWire yang lain. Dan pada praktiknya, peranti FireWire 400 sering lebih cepat dari USB 2.0, meskipun kecepatan teoretisnya lebih rendah.Asosiasi IEEE 1394 yang mengatur standar FireWire sudah mengumumkan versi standar baru yang dapat menghantarkan data sampai 3,2 Gbps. Antarmuka standar baru ini dirancang kompatibel dengan konektor FireWire 800 yang saat ini sudah beredar di pasaran.Standar baru ini diharapkan akan disetujui dalam waktu dekat, tepatnya Februari 2008. Ini bisa jadi sedikit lebih cepat daripada versi terbaru standar pesaingnya, USB 3.0, yang direncanakan diratifikasi pada paruh awal 2008.

HDMI

Kabel HDMI adalah koneksi multi-pin yang dipakai untuk menyalurkan sinyal high definition digital video. Konektivitas ini biasanya ditemui pada LCD TV, DVD dan gadget generasi terbaru. Kabel HDMI ini sanggup menangani lalu lintas sampai dengan 5 Gbps. Dengan kapasitas sebesar ini, begitu banyak informasi dapat disalurkan melalui sebuah kabel tanpa kompresi. Kabel HDMI hampir sama dengan kabel DVI pada computer dan video card. HDMI Merupakan Kombinasi signal video dan Audio ke dalam interface digital. Compatible dengan HDCP (High Bandwith Digital Content Protection atau High Definition Content Protocol) dengan tujuan mencegah pembajakan dari isi digital suatu program . Mampu Menyalurkan data yang tidak mengalami kompresi (uncompressed).

DISPLAY PORT 1.1



Keberadaan DisplayPort 1.1 ini baru saja disahkan oleh konsorsium standar elektronik, VESA, April tahun ini. Sebagai standar baru koneksi audio video. Keberadaannya sontak, membuat posisi HDMI yang lebih dahulu eksis , tersaingi.
Dibanding dengan HDMI, Display Port memiliki keunggulan lebih ekonomis dan kompatibel ke banyak perangkat. Bukan hanya itu, DisplayPort 1.1 juga tidak memberlakukan lisensi semahal HDMI. Lisensi untuk sinyal berdefinisi tinggi dibagi menjadi 2. Pertama, untuk grup DVI (DVI-HDCP, HDMI, UDI) dan grup DisplayPort. DisplayPort didukung oleh perusahaan AMD, Dell, Genesis Microchip, Hewlett-Packard, molex, Vidia, Philips, Samsung dan Tyco Eelectronics. Sedangkan HDMI masih diunggulkan oleh perusahaan Hitachi, Panasonic, Philips, Sony, Silicon Image, Thomson dan Toshiba. DisplayPort menghantar sinyal clock dan audio dalam transfer rate 1,62-2,7Gbps dengan tingkat sinyal video 8 atau 10 bit per kanal warna. Sinyal video resolusi tinggi ini bahkan dapat lebih tinggi dari sistem dual link DVI (2560 X 1600 pixel). Namun, sinyal video DisplayPort tidak kompatibel dengan format DVI dan HDMI.





Read more

Minggu, 02 Februari 2014

One year old and growing Congrats Greg Walters and The Death of the Copier

0

Just a congratulatory note to recognize my blogging colleague and friend Greg Walters. Hes passed his one-year anniversary with The Death of the Copier blog.

Walters has a thoughtful post (see "Death Of The Copier a Year Later: When does a Blog stop being a Blog?") reflecting on the year, and his blogs growth as an important voice in our industry.

Best wishes to Greg Walters and The Death of the Copier, with my encouragement to keep up the good commentary, sense of humor, and that occasional hint of irreverence! And as always I appreciate your encouragement, active readership and commentary on my blog!

Read more

Kamis, 23 Januari 2014

Factory Built In CISS Epson L100 and L200 All In One Printer

0

Out of the many countries, the unlikely Indonesia claimed to have the first ever factory built-in Continuous Supply Ink System (CISS) printer. This is integrated on EPSON printer L100 and L200 models. I have search the info about this on the World Wide Web and this is what I found at Epson Indonesia website. It is very unfortunate that EPSON is not making any kind of these printers in the USA, UK, or Malaysia yet. If it is does, I am sure that everyone is will not hesitate to replace their printers as the CISS save so much money.

EPSON L100 (CISS) Built-in Technical Specification:

The EPSON L100 model is with standard function just for black-white and color printing using basic colors such as black, cyan, yellow, and magenta (CYMK). The built-in CISS installed on the printer is capable to produce a staggering 12,000 pages (black) and 6,500 for colors A4 printed papers which is far more productive then printers without CISS installed on it.


EPSON L200 All-In-One (CISS) Built-In Technical Specification:
The EPSON L200 model comes with All-In-One function with standard colors black, cyan, yellow, and magenta as well. Having the CISS installed, it would be so much cost effective to use it for small business and home use.


Ink Colors:

Now you don’t have to worry about the ink compatibility with the printers as it is manufactured by EPSON itself. EPSON also guarantee the quality for color and Photo printing, and most importantly EPSON provide warranty to ensure satisfaction for its end-users. And this make me more excited to get the EPSON L200 model, because all I know that EPSON has produced the best quality printers these days.

Read more

 
Powered by Blogger