Kamis, 27 Oktober 2016

Tips Merawat Printer

0


Sedikit trik untuk merawat printer agar dapat mengurangi masa rusak printer anda!!

1. Matikan printer saat tidak digunakan
2. Gunakan printer secara periodik -+ 3x dlm 1minggu
Jangan biarkan printer nganggur berbulan bulan krn akan menyebabkan mulut semprot/cetak buntu yg berakibat hasil print tidak sempurna.
>>>Untuk printer yang jam kerjanya tinggi,,, misal percetakan (abaikan tips no.2).. usahakan pasokan tinta jangan telat. isikan tinta sebelum catrid kering/habis total tintanya. hal ini "berlaku untuk semua user"
3. Jika ingin tidak terlalu repot dalam pengisian tinta,, pasangkan modif CISS (Continous Ink Supply System) atau orang sering bilang dengan istilah pasang infus.
4. Perhatikan tegangan listrik dirumah Anda, usahakan dalam voltase standar alat
5. elektronik (220v). kelebihan tegangan atau ketidakstabilan tegangan arus listrik dapat mempercepat kerusakan printer anda, bahkan bisa menyebabkan printer MATI tidak bisa dinyalakan lagi.

6. Jika terjadi kerusakan yang Anda tidak bisa atasi sendiri,, dianjurkan segera bawa ke service terdekat dr rumah Anda yang Anda percaya kepadanya.
7. Jika Anda abaikan tips ke 6, bisa menyebabkan kerusakan yang menyebar atau bertambah parah. akan ada alat lain yang rusak jika lama tidak digunakan / lama tidak aktif.

PLESETAN.. :)
>>> JANGAN MEMBANTING PRINTER KETIKA SEDANG MARAH!!!
>>>JIKA SEDANG MEMEGANG ALAT BERAT ATAU BENDA TAJAM JANGAN DI ARAHKAN PADA PRINTER ANDA. NTAR BISA TAKUT N GA MAU NGEPRIT... HEHE..

By: kang Ans Comp.

JANGAN LUPA TINGGALKAN COMMENT YAAA....terima kasih

Read more

Rabu, 26 Oktober 2016

Cara Penggunaan Toolkit Penyedot Catridge Canon dan HP

0

Berikut ini kang Eko akan memberikan sedikit tentang Cara Penggunaan Toolkit Penyedot Catridge Canon dan HP. kang Eko sering mendapat pertanyaan ini, karena kebetulan kang Eko menjual peralatan service printer ini. Kunjungi http://ekohasan-store.blogspot.com
Ok mari langsung saja ya ...

Oya, sebelumnya, kang Eko ingin sedikit cerita, Toolkit Penyedot catrid Canon dan HP ini bisa kita gunakan untuk mengatasi :

  1. Catrid yang macet / buntu karena tinta kering.
  2. Catrid yang macet / tidak keluar karena kehabisan tinta dan telat refill.
  3. Dapat menarik udara dalam selang infus

Toolkit Penyedot Catridge Canon dan HP terdiri dari 2 bagian :

  1. Body toolkitnya
  2. Bantalan karet yang berwarna hijau


Cara Penggunaan Toolkit Penyedot Catridge Canon dan HP :

  • Pasang bantalan karet ke dalam Toolkit Penyedot Catridge Canon dan HP.
  • Bantalan karet ini ada beberapa macam, tidak masalah jika terbalik dalam pemakaiannya. Berikut ini saran pemakian bantalan karetnya
  • Setelah bantalan terpasang, pasang catrid yang akan di sedot, memang agak sedikit keras. 
  • Kemudian pasang spuit / suntikan tanpa jarum ke lubang bantalan karet bagian bawah.
  • Dan sedot catrid dengan suntikan tersebut.









Demikian Cara Penggunaan Toolkit Penyedot Catridge Canon dan HP.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

sumber gambar : fast print

Read more

Selasa, 25 Oktober 2016

Batch file tools for epson reseter

0

Dear All Resetters,

Inspired by batch file from R270 resetter for epson
so I edited some text ..... simple tools to replace date and
delete files n registry that used to "tag" the date
[JOIN OUR MAILING LIST TO GET DOWNLOAD INFO]


Happy Reset

Printer Lovers
***********************************************
Dear all

terilhami dr file batch yg ada di reseter r270
untuk epson
aku edit dikit jadi deh buat reset ganti tanggal jadi ga repot2
iseng aja sedot disini :
[JOIN OUR MAILING LIST TO GET DOWNLOAD INFO]


semoga berguna

Printer Lovers

Read more

Ciri Ciri Kerusakan Laptop Notebook

0

Ada beberapa ciri kerusakan pada Laptop yang biasanya kita jumpai. Dengan membuat alur dalam menentukan jenis kerusakan tentunya akan mempermudah untuk memperbaiki kerusakan secara cepat. Apa saja ciri-ciri kerusakan laptop / notebook ?

Biasanya ada beberapa ciri-ciri kerusakan laptop / notebook yang dapat kita jumpai sebagai tahapan awal servis laptop / notebook, yaitu antara lain :

Ciri Kerusakan LCD Laptop / Notebook :

Layar tidak tampil gambar, menyala tapi keluar garis-garis vertikal, tampak blok hitam, dan gambar tidak simetris / acak.
Solusi : coba cek dulu konektor ataupun soket-soket yg berhubungan dengan monitor.

Ciri Kerusakan Keyboard Laptop / Notebook :

Beberapa tuts tidak berfungsi, keluar bunyi beep panjang pada saat laptop dinyalakan, cursor berjalan tidak stabil / bergerak sendiri.
Kerusakan yang lebih parah : biasanya konslet dan ini menyebabkan Laptop / Notebook setelah booting, restart-restart terus.

Ciri Kerusakan Memory Laptop / Notebook :
Pada saat dihidupkan tidak tampak tampilan sama sekali, blue screen pada saat mulai loading Operating System. Bisa juga keluar suara beep berulang-ulang.

Ciri Kerusakan Motherboard / IC regulator Laptop / Notebook :
Dihidupkan agak sulit, batere tidak mau discharge, Mati Total. Indikator charger nyala, setelah dicarge lampu indikator pada charger mati (konslet). Jadi terjadi arus balik pada powernya. Kerusakan ini sering terjadi.

Ciri Kerusakan Charger Laptop / Notebook :
Batere tidak mau di charge, tidak ada indikator masuk power, laptop di charge posisi hidup malah kemudian mati. Layar bergetar tidak stabil.

Ciri Kerusakan DVD / CD room Laptop / Notebook :
Tidak mau membaca CD, indikator CD off.

Ciri Kerusakan Hardisk Laptop / Notebook :
Loading data / System lambat, berbunyi tidak normal, tidak bisa masuk windows, belum sampai login windows sudah restart sendiri.

Ciri Kerusakan Chipset / VGA Laptop / Notebook :
Layar tidak tampil, kalaupun tampil tidak mau akses ke Bios. Ada terdengar suara beep secara beraturan.

Penjelasan di atas merupakan cirri-ciri kerusakan yang sering terjadi pada laptop / notebook secara hardware.

Sedangkan ciri-ciri kerusakan laptop / notebook secara software antara lain :
1. Tidak mau booting ke OS
2. Pada Loading awal desktop banyak informasi error
3. Proses Loading sangat Lambat
4. Tidak bisa membuka Aplikasi
5. Flasdisk Tidak bisa di baca
6. Folder Option pada Explorer Tidak bisa di buka
7. File regedit tidak bisa di eksekusi

Demikian ciri-ciri kerusakan laptop / notebook, dan sebenarnya ini juga berlaku untuk PC biasa atau komputer desktop biasa.

Sumber : http://www.teknisilaptop-indonesia.blogspot.com/

Read more

Cara Mengatasi Canon iP2770 Blink 13x Orange

0

Kali ini kang Eko akan membahas Blink 13x Orange pada Canon iP2770. Kejadian ini mungkin cukup membingungkan bagi yg belum pernah mengalaminya. OK langsung saja menuju ke TKP ...


Indikasi awal:
Ketika printer dinyalakan kelihatan OK, tapi setelah di perintah print, maka akan muncul Blink 13x Orange pada Canon iP2770 ini. Berikut gambar yg tampil di layar monitor :



Cara Mengatasi Canon iP2770 Blink 13x Orange :


1. Jika tampil Blink 13x Orange dengan gambar diatas, berarti catrid warna membutuhkan reset (mengalami runout).

2. Caranya : tekan tombol RESUME agak lama sampai lampu HIJAU berkedip, kemudian lepaskan.

3. Jika muncul Blink 13x Orange, berarti catridge hitam juga butuh direset (mengalami runout), dan gambarnya adalah sbb :


4. Caranya sama : tekan tombol RESUME agak lama sampai
lampu HIJAU berkedip, kemudian lepaskan.

5. Selesai, printer iP 2770 yg Blink 13x Orange akan normal kembali.

Hal ini sering terjadi ketika catridge habis selesai direfill kemudian dipasang lagi.

Selamat mencoba...

Read more

Senin, 24 Oktober 2016

CARA PENGGUNAAN BLOWER HOT AIR SOLDER UAP

0

Solder uap berguna untuk mengangkat, memasang, mencetak dan mensolder ulang komponen, baik SMD (kelabang), BGA (bola-bola timah) maupun komponen-komponen kecil lainnya. Proses mensolder ulang atau memanasi kaki IC adalah untuk memperbaiki kaki-kaki ic yang mungkin kurang melekat pada PCB dan bukan untuk memperbaiki IC yang rusak. Suhu dan tekanan udara pada solder uap harus diperhatikan agar tidak merusak PCB, dalam penggunaan solder uap diperlukan kecermatan, ketelitian kesabaran dan ketepatan. Cara memegang solder uap harus kuat dan tegak lurus pada komponen yang menjadi target solder.

CARA PENGGUNAAN BLOWER HOT AIR / SOLDER UAP.

Blower merupakan salah satu varian dari Solder. Disebut blower Hot Air karena proses penggunaannya menggunakan udara. Pada blower standar yang digunakan dalam praktikum, terdapat 2 pengaturan. Pengaturan pertama merupakan kekuatan panas (heating) yang akan dikeluarkan melalui mata solder, dan pengaturan yang lain merupakan tekanan (kekuatan hembusan) udara yang akan dipancarkan. Kedua pengatur ini bekerja secara linier satu sama lain. Semakin tinggi suhu udara yang dipancarkan, akan bertambah kuat lagi jika dinaikkan tekanan udara yang akan dikeluarkan.

CARA PENGGUNAAN BLOWER HOT AIR / SOLDER UAP.

Penggunaan blower ini cukup sederhana. Dalam aplikasi proses penyolderan komponen, cara memegang blower persis sama dengan cara memegang solder biasa. Kelebihan utama dari blower ini adalah melelehkan timah dengan udara yang dikeluarkan, bukan dengan batang besi yang digunakan pada solder biasa. Adapun cara penggunaan blower ini adalah:

  1. Pasang kabel Power ke Listrik PLN Tekan Tombol pada posisi ON, untuk menjalankan fungsi blower. 
  2. Setelah Blower Hidup, kita dapat mengatur pengaturan yang terdapat pada blower. 
  3. Pengaturan pertama merupakan Heating (panas/suhu), sedangkan yang kedua merupakan pengaturan tekanan udara yang akan dikeluarkan. 
  4. Putar pengaturan panas pada suhu yang diinginkan, seperti 200 derajat C. Suhu 200 derjat C akan dihasilkan, tetapi tidak akan dirasakan pada ujung solder jika tekanan udara yang dikeluarkan berada diposisi 0. 
  5. Untuk Blower Digital, Atur suhu dengan menekan tombol UP dan DOWN. Tekanan udara diatur dengan cara diputar. 
  6. Atur tekanan udara sesuai keinginan, seperti pada posisi 1, 2, 3 atau yang lainnya. 
  7. Udara 200 derajat C akan dihembuskan dan dapat dirasakan panas yang dikeluarkan. Dalam keadaan seperti di atas, blower dapat digunakan untuk keperluan yang diinginkan. 
  8. Penggunaan blower sangat tergantung kepada jenis perangkat yang akan disolder, karena akan sangat berhubungan dengan setingan panas dan tekanan udara blower. 


PENGATURAN BLOWER HOT AIR / SOLDER UAP

  1. Menghilangkan cairan (mengeringkan) 100-200 derajat, tekanan udara 8 (kencang) 
  2. Memanaskan/mencairkan timah dari posisi atas 350-400 derajat, tekanan udara 3 (pilih yg paling pelan) 
  3. Memanaskan/mencairkan timah dari posisi bawah 350-400 derajat, tekanan udara 3 (pilih yg paling pelan) 
  4. Mengangkat dan memasang komponen 350-400 derajat, tekanan udara 3 (pilih yg paling pelan) Mengangkat Flexibel dari PCB 250-300 derajat, tekanan udara 3 (pilih yg paling pelan) 
  5. Mengangkat komponen plastik 250-275 derajat, tekanan udara 3 (pilih yg paling pelan) 
  6. Mencetak kaki IC 350-400 derajat, tekanan udara 3 (pilih yg paling pelan) 

CARA MENGGUNAKAN BLOWER UNTUK MEMBUKA IC SMD

  1. IC SMD adalah IC yg kakinya tidak masuk dalam lubang PCB, tapi menempel langsung di atas papan PCB. Seperti pada petunjuk sebelumnya, kita dapat menggunakan blower unutk membuka kaki IC yang tidak dapat dibuka dengan solder biasa. IC-IC ini banyak terdapat pada perangkat komputer, Handphone, dan perangkat teknologi lainnya. 
  2. Seting blower sesuai dengan kebutuhan komponen yang akan dibuka. 
  3. Persiapkanlah sebuah pinset untuk memegang/menarik komponen yang akan kita buka. 
  4. Oleskanlah cairan anti panas (FLUX yg Kental) pada rangkaian atau komponen yang akan di blower, seperti Permukaan IC yang akan dibuka. 
  5. Gunakanlah blower untuk melelehkan timah-timah yang menempel pada kaki IC dan papan rangkaian. Arahkan mata blower ke kaki-kaki tersebut. 
  6. Semprotkan udara blower hinga Timah benar-benar meleleh, jangan tarik komponen dengan pinset terlalu kuat, karena akan mengakibatkan rusaknya jalur timah pada papan rangkaian. 
  7. Setelah timah benar-benar meleleh, goyang badan IC tersebut dengan pinset, kemudian angkat dengan pinset / Vacum Pen. 
  8. Proses pembukaan IC pun telah selesai. 
Bersambung ...

Sumber :  alergi.co.cc

    Read more

    Minggu, 23 Oktober 2016

    Canon iP 1880 Reset How To

    0

    Dear all Resetters,

    This is How to Reset Canon Pixma iP 1880 :
    1. Press Resume button ( hold for 1 - 2 minutes )
    2. Open the cover
    3. Release the catridge and then put them on again
    4. Close The Cover...
    5. Turn Off, then Turn On

    Thx to Mr Iman ( STMIK Logika ), Piya Service, Yulianto and Mas Deddy

    Happy Reset

    Printer Lovers

    Read more

     
    Powered by Blogger